Author Guidelines

PEDOMAN PENULISAN

Artikel yang dikirim ke Jurnal Keamanan Nasional merupakan hasil penelitian, analisis kritis dengan topik-topik yang relevan dengan bidang kajian isu-isu keamanan nasional. Artikel yang diusulkan untuk dimuat dalam Jurnal Keamanan Nasional haruslah tulisan yang belum pernah dipublikasikan dalam jurnal lainnya. Bidang kajian yang menjadi fokus, meliputi: terorisme, insurgency, kepolisian, militer, konflik sosial, tawuran, dan kajian-kajian lainnya yang masih relevan dengan topik-topik di bidang keamanan. Artikel dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris dengan menggunakan kaidah bahasa tulis yang baik dan benar.

1. Pedoman Umum

Naskah diketik menggunakan program MS Word huruf Times New Roman ukuran 12 pt atau Book Antiqua ukuran 11 pt, ukuran kertas A4, spasi 1,5—kutipan langsung, diketik satu spasi—, berkisar antara 20–25 halaman (tidak termasuk daftar pustaka). Pengiriman naskah dilakukan secara online melalui website Jurnal Keamanan Nasional dengan cara melakukan register terlebih dahulu.  Alamat website: http://jurnal.ubharajaya.ac.id/index.php/kamnas. Apabila mengalami kesulitan dalam mengunggah naskah secara online, dapat menghubungi Redaksi Jurnal Keamanan Nasional melalui email: [email protected] atau [email protected]

2. Susunan Naskah

Naskah disusun dalam urutan Judul (bahasa Indonesia dan Inggris), Penulis, nama instansi, dan alamat instansi, Abstrak (bahasa Inggris dan/atau Indonesia beserta kata kunci), Pendahuluan, Metode, Pembahasan, Simpulan, Ucapan Terima Kasih (optonal), Daftar Pustaka, Tabel dan Gambar. Naskah undangan tidak harus mempunyai susunan seperti tersebut di atas.

2.1. Judul

Judul artikel ditulis dengan ringkas dan informatif—dicetak tebal (bold) dengan huruf kapital pada setiap awal kata, kecuali untuk kata depan dan kata sambung. Dianjurkan untuk tidak menggunakan singkatan dan rumus yang tidak dikenal secara luas.

Nama penulis ditulis lengkap tanpa gelar di bawah judul artikel. Nama lengkap, nama lembaga afiliasi serta alamat para penulis, ditulis secara berurutan di bawah Judul. Tambahkan alamat email pada nama penulis untuk korespondensi. Alamat harus memuat alamat pos yang lengkap dan jelas.

2.2. Abstrak dan Kata Kunci

Abstrak menggambarkan substansi keseluruhan tulisan dan di dalamnya tidak terdapat kutipan pustaka. Abstrak ditulis secara ringkas dalam satu paragraf. Panjang abstrak maksimal 200 kata. Abstrak dianjurkan tidak memuat singkatan atau formula yang tidak dikenal secara luas. Abstrak ditulis dalam 2 (dua) bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Kata kunci ditulis setelah Abstrak, maksimum 5 kata, dipisahkan dengan tanda koma (,), masing-masing dalam bahasa Inggris dan Indonesia.

2.3. Naskah Utama

Pada bagian pendahuluan disampaikan latar belakang penelitian/tulisan, secara ringkas tinjauan pustaka (literatur) yang menjelaskan state of the art penelitian dan tujuan penelitian/tulisan.

Pada bagian metode disampaikan bahan/materi yang digunakan dalam penelitian. Perlu disampaikan secara cukup detail metoda penelitian yang digunakan untuk menjamin bahwa hasil yang diperoleh dapat diulang atau direproduksi (reproduceable). Bila manuskrip yang disampaikan merupakan suatu pengembangan model, maka perlu disampaikan deskripsi model yang diajukan dan bagaimana model tersebut dievaluasi/digunakan.

Pada bagian pembahasan disampaikan hasil penelitian (pengembangan model)/hasil analisis yang diperoleh secara sistematis dan konstruktif dilengkapi dengan pembahasan yang komprehensif.

Simpulan harus mengacu pada tujuan penelitian dan berisi simpulan hasil penelitian secara umum bukan mengulang abstrak.

Daftar Pustaka

Daftar pustaka mencantumkan pustaka-pustaka bermutu (primer, mutakhir dan relevan) yang dirujuk saja. Daftar pustaka mengacu pada model Turabian Sixth Edition. Pustaka disusun menurut abjad sesuai dengan nama belakang penulis. Pustaka dari internet hanya boleh di lakukan bila berasal dari lembaga yang resmi. Berikut beberapa contoh penulisan daftar pustaka:

Alqadrie, Syarif Ibrahim. "Konflik Etnis di Ambon dan Sambas: Suatu Tinjauan Sosiologis." Antropologi Indonesia 23, no. 58 (1999): 36-57.

Bratakusumah, Deddy Supriady, dan Dadang Solihin. Otonomi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2004.

Hadad, Toriq (Ed.). Amarah Tasikmalaya: Konflik di Basis Islam. Jakarta: Institut Studi Arus Informasi, 1998.

Lay, Cornelis. Antara Anarki dan Demokrasi. Jakarta: Pensil-324, 2004.

Lembaga Administrasi Negara. Akuntabilitas dan Good Governance. Jakarta: LAN, 2000.

McRae, Dave. Poso: Sejarah Komprehensif Kekerasan Antar Agama Terpanjang di Indonesia Pasca Reformasi. Diterjemahkan oleh Muhamad Haripin. Tangerang Selatan: CV. Marjin Kiri, 2016.

"Penyelesaian Konflik Poso, 4 Kesepakatan Diimplementasikan." Kementerian Dalam Negeri. Oktober 31, 2006. http://www.kemendagri.go.id/news/2006/10/31/penyelesaian-konflik-poso-4-kesepakatan-diimplementasikan (diakses 17 Februari 2017).