STRATEGI EXPERIENTIAL MARKETING SEBAGAI METODE PENDEKATAN DALAM MENINGKATKAN REVISIT INTENTION WISATAWAN SABDA ALAM GARUT

Rian Andriani

Sari


Sabda Alam merupakan salah satu obyek wisata yang terletak di Cipanas Garut yang memiliki kawasan strategis dan merupakan taman air terbesar dikawasan Cipanas. Namun, seiring berjalannya waktu, Sabda Alam menjadi salah satu obyek yang memiliki kendala pada kualitas produknya, hal tersebut terbukti dengan menurunnya minat kunjungan ulang wisatawan Sabda Alam. Mengingat faktor wisatawan merupakan hal yang berperan penting dalam pariwisata, maka pemasaran merupakan salah satu hal yang bisa dilakukan, sehingga fokus peneliti adalah pada strategi experiential marketing sebagai sebuah metode pendekatan yang bisa dilakukan dalam meningkatkan revisit intention wisatawan Sabda Alam. Sejalan dengan itu, metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yakni sebuah metode yang memberi kemudahan bagi peneliti untuk merekam, memantau dan mengikuti proses suatu peristiwa atau kegiatan sebuah organisasi sebagaimana adanya dalam suatu kurung waktu tertentu dan selanjutnya diinterpretasikan untuk menjawab masalah penelitian. Berdasarkan penelitian ini diketahui bahwa strategi experiential marketing yang digunakan dapat meningkatkan revisit intention wisatawan di Sabda Alam, karena strategi ini merupakan pendekatan pemasaran yang paling efektif digunakan dalam menghasilkan pengunjung yang puas dan loyal di Sabda Alam.

Kata Kunci


Strategi Pemasaran, Experiential Marketing, Revisit Intention

Referensi


Andreani, Fransisca. 2007. “Experiential Marketing (Sebuah Pendekatan Pemasaran).” Jurnal Manajemen Pemasaran, Vol. 2, No. 1, h. 1-8.

Assauri, Sofyan. 2008. Manajemen Produksi dan Operasi. Edisi Revisi. Lembaga penerbit fakultas ekonomi universitas indonesia.

Basuki, Sulistyo. 2010. Metode Penelitian. Jakarta: Penaku.

Fajar, Laksana. 2008. Manajemen Pemasaran. Yogyakarta: Penerbit Graha Ilmu.

Hurriyati, R., & Widiastuti, I. (2008). Pengaruh Pemasaran Eksperiensial Terhadap Retensi Pelanggan Pada Pengunjung Resort &Spa Kampung Sampireun Garut. Strategic, 7(13), 1-19.

Kuo, Chen – Tsai. (2011). Tourist Satisfaction and Intention to Revisit Sun Moon Lake.

Kotler, Philip and Gary Amstrong. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Kotler, Philip and Gary Amstrong. 2012. Prinsip-prinsip Pemasaran. Edisi 13. Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Lin, C.H. 2012. Effects of Cuisine Experience, Psychological Well-Being, And Self- Health Perception on the Revisit Intention of Hot Springs Tourist. Journal of Hospitality & Tourism Research, p. 1-22.

Malhotra, Naresh. 2007. Marketing Research an Applied Orientation. International Edition: Person.

Moleong, L.J. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Natasha, A,. & Kristanti, D. D. (2013). Analisa Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Kepuasan Konsumen di Modern Cafe Surabaya. Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa, 1 (2), 1-9.

Oeyono, J. T. (2013). Analisa Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Loyalitas Konsumen Melalui Kepuasan Sebagai Intervening Variabel di Tator Cafe




DOI: http://dx.doi.org/10.31599/jki.v18i3.287

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 

Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (LPPMP UBJ)