MENDAMPINGI KAMPUNG TUA TIANGWANGKANG BATAM MENUJU KAMPUNG WARNA WARNI

Tiurniari Purba, Erni Yanti Natalia, Yunia Santika

Sari


Salah satu jenis suku di kota Batam dari sekian banyak suku adalah Suku Laut. Suku laut inilah yang disebut sebagai penduduk asli Kota Batam. Penduduk suku laut berdomisili di sepanjang pinggiran pantai mulai dari Rempang hingga Galang. Kampung Tua Tiangwangkang adalah salah satu daerah yang ditempati oleh penduduk suku laut dengan  63 Kepala Keluarga (203 penduduk). Jenis profesi yang digeluti penduduk adalah nelayan, karyawan restoran, dan buruh kasar dengan upah harian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari. Permasalahan utama yang dihadapi oleh penduduk Kampung Tua Tiangwangkang adalah kemiskinan. Sementara di daerah ini ada dua restoran dengan skala besar. Jumlah pengunjung per satu restoran per hari antara 300 hingga 750  orang baik itu dari dalam negeri maupun luar negeri tetapi lebih didominasi pengunjung dari luar negeri seperi China, Malaysia, dan Singapura. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah membentuk atau mengembangkan mitra yang mandiri secara ekonomi dan sosial. Bentuknya adalah melalui pembinaan terhadap penduduk tentang rencana dan manfaat dari Kampung Tua Tiangwangkang Warna Warni. Metode pendekatan yang digunakan dalam PKM ini terhadap Mitra menyesuaikan dengan setiap pelaksanaan kegiatan seperti pendekatan partisipatif ketika melakukan pembinaan dalam ceramah, diskusi untuk ide kreativitas, serta pembuatan dan pengajuan proposal permohonan hibah. Hasil dari PKM ini diperoleh (1) kesepakatan dan persetujuan bersama dalam bentuk tanda tangan diatas kertas oleh semua penduduk. (2) Proposal permohonan hibah dalam bentuk produk seperti cat dan perlengkapan. (3) Menyebarkan proposal permohonan hibah, sebagai langkah awal ada dua restoran yaitu Restauran Kopak Jaya 007 dan Restauran Citra Utama 188.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Purba, T. (2017). Prodi Manajemen, Universitas Putera Batam. Jim Upb, 5(1), 119–134. Retrieved from http://ejournal.upbatam.ac.id/index.php/jim/article/view/132

Purba, T. (2018). No Title, 2(2).

Saimima, I. D. S., & Makawangkel, P. S. R. (2019). Persaingan Usaha Tidak Sehat Terkait Pelanggaran Batasan Lingkup Kegiatan Usaha oleh Pihak Hotel di Bali. Jurnal Kajian Ilmiah, 19(1), 85-96.

Widagdyo, K. G. (2015). Analisis Pasar Pariwisata Halal Indonesia. Tauhidinomics, 1(1), 73-80.




DOI: http://dx.doi.org/10.31599/jabdimas.v2i1.406

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by4.footer##

 


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 

Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (LPPMP UBJ)