Reduksi Sampah Anorganik dengan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Kegiatan Bank Sampah di RW 17 Kecamatan Rawa Lumbu Kelurahan Bojong Rawalumbu Kota Bekasi

Sophia Shanti Meilani, Wahyu Kartika

Sari


Manusia setiap hari menghasilkan sampah dari aktivitas yang dilakukannya, yang apabila tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan berbagai masalah. Setiap hari jumlah sampah yang dihasilkan di kota Bekasi mencapai 1700 ton dan hanya 600 ton dari sampah yang dihasilkan tersebut dapat terangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA). Salah satu upaya pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan adalah dengan mendirikan bank sampah. Bank sampah merupakan sebuah sistem pengelolaan sampah berbasis rumah tangga, dengan memberikan imbalan berupa uang kepada warga yang memilah dan menyetorkan sejumlah sampah. Jumlah sampah yang disetorkan berikut nominal yang didapat setiap partisipan akan dicatat dalam buku tabungan. Perumahan Taman Narogong Indah RW 17, kelurahan Bojong Rawalumbu, kecamatan Rawalumbu Bekasi telah memiliki kegiatan bank sampah yang diikuti 46 nasabah. Sampah yang diserahkan nasabah ke bank sampah diberikan imbalan berdasarkan jenis sampahnya. Jenis sampah yang paling banyak terkumpul berdasarkan beratnya adalah kardus dan plastik. Berat kardus yang terkumpul dalam 1 minggu mencapai lebih dari 20 kg sedangkan plastik lebih dari 10 kg. Dalam pelaksanaan kegiatan bank sampah ini ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, yaitu kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam bank sampah, regenerasi pengurus bank sampah, dan biaya operasional bank sampah. Dengan berdirinya bank sampah di RW 17 berarti masyarakat sudah berpartisipasi dalam melakukan reduksi sampah di kota Bekasi.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Asteria, D., & Heruman, H. (2016). Bank Sampah Sebagai Alternatif Strategi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Di Tasikmalaya (Bank Sampah (Waste Banks) as an Alternative of Community-based Waste Management Strategy in Tasikmalaya). Jurnal Manusia dan Lingkungan, 23(1), 136-141.

Mulasari, S. A., Husodo, A. H., & Muhadjir, N. (2014). Kebijakan pemerintah dalam pengelolaan sampah domestik. Kesmas: National Public Health Journal, 8(8), 404-410

Komalasari, Y., Suryantari, E. P., & Martini, N. K. (2018). PENDEKATAN KOMPREHENSIF BANK SAMPAH SEBAGAI ALTERNATIF PENGELOLAAN SAMPAH. SINAPTEK.

Lestari, N. P. (2015). Studi Tentang Kepedulian Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Bantar Gebang Kota Bekasi.

Sari, N., & Mulasari, S. A. (2017). Pengetahuan, sikap dan pendidikan dengan perilaku pengelolaan sampah di Kelurahan Bener Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta. Jurnal Medika Respati, 12(2), 74-84.

Suryani, A. S. (2014). Peran bank sampah dalam efektivitas pengelolaan sampah (studi kasus bank sampah Malang). Jurnal Aspirasi, 5(1), 71-84.

Undang-Undang No.18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah




DOI: http://dx.doi.org/10.31599/jabdimas.v2i1.347

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by4.footer##

 


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 

Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (LPPMP UBJ)